Sabtu, 18 Oktober 2014

KOMPONEN TEKNOLOGI INFORMASI



Komponen Sistem Teknologi Informasi adalah suatu alat yang terkoneksi dalam suatu sistem Informasi Teknologi yang digunakan untuk menerima input, menjalankan model, menyimpan dan mengakses data[1]
Komponen-komponen Sistem Teknologi Informasi :
1.      Hardware atau Perangkat Keras.
Hardware terdapat tiga macam komponen standar yaitu input, output dan jaringan. Dimana semua komponen tersebut dapat dihubungkan dengan hardware. Komponen input terdiri dari, mouse, keyboard, alat penunjuk, joystick, bar core reader, gamepad dan lainnya. Komponen output seperti, printer, monitor, speaker, LC/projector, headset dan lainnya. Sedangkan komponen jaringan berupa modem dan kartu network.
2.      Software atau Perangkat Lunak.
Software merupakan sebuah aplikasi atau sistem yang berada didalam hardware yang biasanya berfungsi untuk mengoperasikan suatu aplikasi dalam hardware. Software bentuknya bermacam-macam, ada yang berbentuk program seperti java programming, dan ada juga yang berbentuk aplikasi seperti browser yang digunakan untuk melakukan browsing secara internet.
3.      Basis Data.
Basis data merupakan suatu pengorganisasian sekumpulan data yang saling terkait sehingga mempermudah pencarian informasi. Di bagian basis data terdapat penjelasan terstruktur dari jenis fakta yang tersimpan didalamnya, penjelasan tersebut disebut skema. Skema tersebut menggambarkan objek yang mewakili basis data dan hubungan dari objek  tersebut. Ada beberapa macam model basis data yaitu model rasional, yang memiliki semua informasi dalam bentuk tabel yang saling berhubungan dimana setiap tabel terdiri dari baris dan kolom. Serta ada model hierarkis dan model jaringan.
4. Prosedur yang merupakan suatu kumpulan aturan yang digunakan untuk mewujudkan suatu pemprosesan  data sehingga menghasilkan output.
5. Brainware yang merupakan otak dari kita sendiri. Brainware adalah kemampuan individual dalam melakukan pengolahan.

B.     Klasifikasi Teknologi Informasi.
Sistem informasi merupakan suatu bentuk integrasi antara satu komponen dengan komponen lain karena sistem memiliki sasaran yang berbeda untuk setiap kasus yang terjadi yang ada di dalam sistem tersebut. Oleh karena itu, sistem dapat di klasifikasikan dari beberapa sudut pandang, diantaranya :
1.      Komputer berdasarkan penggunanya.
a.       Special Purpose Computer.
Special Purpose Computer berarti komputer untuk keperluan khusus. Komputer ini dirancang hanya untuk menyelesaikan masalah tertentu. Perangkat yang ada dalam komputer ini  baik komponen input, output, pemprosesan serta softwarenya telah dirancang untuk keperluan tersebut. Biasanya software yang mengendalikan proses sudah terdapat dalam sistem. Contohnya seperti computer yang digunakan pada supermarket.
b.      General Purpose Computer.
 Merupakan komputer yang dibuat untuk keperluan secara umum, sehingga komputer tersebut dapat digunakan untuk mengerjakan berbagai macam pekerjaan sesuai dengan pekerjaan dan usernya. Salah satu contohnya adalah Personal Komputer[2]
2.      Komputer berdasarkan data yang diolahnya.
Berdasarkan data atau sinyal yang diolah, Teknologi Informasi dapat diklasifikasikan menjadi :
a.       Komputer Analog.
Digunakan untuk mengolah data yang sifatnya berkelanjutan (continous), bukan merupakan data angka, melainkan dalam bentuk fisik seperti arus listrik, temperature, kecepatan, tekanan dan lain-lain. Output komputer analog biasanya berupa pengaturan atau pengendalian sebuah mesin. Komputer ini banyak digunakan pada pengendalian industri kimia, pembangkit listrik, penyulingan minyak atau rumah sakit memantau denyut jantung. Kelebihan komputer ini adalah kecepatan yang dimilikinya dalam menerima data dalam besaran fisik dan langsung mengolah data tersebut tanpa harus melalui proses konversi. Kekurangan yang dimilikinya terletak pada ketepatan yang dimilkinya masih lebih rendah dibanding jenis komputer digital.
b.              Komputer Digital.
Digunakan untuk mengolah data berupa angka atau huruf. Jenis computer ini bisa digunakan untuk bisnis dan teknik, contohnya PC yang banyak digunakan oleh orang. Keunggulan komputer digital adalah tingkat ketepatannya yang lebih tinggi dibanding komputer analog,  dapat menyimpan data, dapat melakukan operasi logika, data yang disimpan dapat dikoreksi, output yang dihasilkan berupa angka, huruf, grafik atau gambar.
c.               Komputer Hybrid.
Merupakan kombinasi dari komputer analog dan komputer digital. Karena digunakan untuk aplikasi khusus, diperlukan komputer yang lebih cepat dari komputer analog dan lebih tepat dari komputer digital.
3.              Komputer Berdasarkan Ukurannya.
Saat ini ukuran fisik sebuah komputer tidak dapat dijadikan cerminan kapasitas dan kemampuannya. Ukuran komputer mikro bahkan notebook saat ini melebihi kemampuan dan kecepatan komputer mini yang ada pada tahun 70-an. Perbandingan dapat saja dilakukan tetapi sesuai pada masa dan generasi yang sama. Selain bentuk fisik sebuah komputer, kemampuannya dapat diukur dari kapasitas memori, kapasitas penyimpanan (harddisk), dan kecepatan prosesor yang dimilikinya.
Untuk itu berdasarkan ukurannya komputer dapat dibedakan atas komputer super (super computer), komputer besar (large computer), komputer menengah (medium computer), komputer kecil (small computer), komputer mini (mini computer), dan komputer mikro (micro computer). Semakin besar ukuran komputer semakin besar kapasitas memorinya, kapasitas penyimpanannya, jumlah prosesornya[3]
a.       Super Komputer.
Adalah komputer yang memiliki kecepatan paling cepat. Bisa digunakan untuk menangani aplikasi yang melibatkan perhitungan kompleks, misalkan untuk peramalan cuaca dan peancangan roket.
b.      Komputer Besar.
 Merupakan komputer yang digunakan pada perusahaan dalam skala besar untuk menangani pemprosesan data dengan volume sangat besar.
c.       Komputer Menengah.
Komputer jenis ini dapat mempunyai bermacam-macam alat output dan input. Biasanya komputer ini digunakan untuk komunikasi data dengan ratusan hingga ribuan terminal yang terpisah dari computer pusatnya.
d.      Komputer Kecil.
Komputer jenis ini banyak digunakan untuk multiprogramming, multiprocessing dan virtual storage.
e.       Komputer Mini.
Komputer jenis ini biasa digunakan pada perusahaan skala menengah sebagai server. Komputer ini bersifat multiuser. Sebuah komputer mini dapat mempunyai beberapa terminal yang dapat digunakan bersama sama. Tiap terminal dapat ditempatkan terpisah dengan komputer pusatnya.
f.       Komputer Mikro.
Komputer mikro adalah komputer personal yang umumnya single user atau stand alone.
g.      Microcontroller.
Microcontroller  merupakan mikro prosesor khusus yang berukuran kecil yang bisa dipasang pada peralatan elektronis cerdas, seperti mobil dan lift. Mikroprosesor ini membuat peralatan dapat deprogram.


KESIMPULAN
Dari makalah ini dapat menarik suatu kesimpulan bahwa :
1.      Sistem Informasi adalah sekumpulan komponen pembentuk sistem yang mempunyai keterkaitan antara satu komponen dengan komponen lainnya yang bertujuan menghasilkan informasi dalam suatu bidang tertentu.
2.      Tujuan dari suatu sistem informasi adalah menciptakan suatu wadah komunikasi yang efisien dalam bidang bisnis.
3.      Sistem komputer digunakan sesuai dengan tingkatan dan ukurannya.
4.      Sistem informasi berbasis internet merupakan sistem informasi yang memanfaatkan secara maksimal kegunaan dari komputer dan juga jaringan computer.


DAFTAR PUSTAKA

Pagurawan, komponen sistim teknologi informasi, (http://pagurawan.wordpress.com/computer-2/komponen-sistim-teknologi-informasi/).




Tidak ada komentar:

Posting Komentar